Kenali 10 Penyebab Kadar Gula Darah Tinggi Ini

  • Whatsapp

Penderita diabetes mellitus wajib menjaga pola hidup sehat guna mencegah kenaikan kadar gula dalam darah. Pasalnya, kadar gula darah yang naik drastis bisa memicu risiko komplikasi penyakit yang lebih parah. Tidak hanya penderita diabetes saja, tetapi orang-orang tetap memiliki risiko alami kenaikan kadar gula darah atau hiperglikemia. Pelajari lebih lanjut di artikel ini mengenai penyebab kenaikan kadar gula darah Anda yang wajib diwaspadai.

Read More

Penyebab kadar gula darah tinggi

Orang-orang memiliki kadar gula darah normal kisaran 100 mg/dl sebelum makan dan kurang 140 mg/dl setelah makan. Bila Anda memiliki kadar gula darah lebih tinggi disertai gejala sering BAK, lebih cepat merasa haus, kulit menjadi kering, dan penurunan berat badan drastis, maka Anda berpotensi mengalami kadar gula darah yang tinggi. Berikut beberapa penyebab kadar gula darah tinggi dilansir dari hellosehat.com yaitu :

1. Gangguan hormon insulin

Resistensi insulin menjadi penyebab utama kenaikan kadar gula darah dalam tubuh sehingga tidak bisa menyerap glukosa menjadi energi. Orang dengan kondisi autoimun, punya riwayat genetik diabetes dan pola hidup tidak sehat acap menderita gangguan hormon insulin.

2. Dehidrasi

Bisa jadi penyebab kenaikan kadar gula dalam darah karena Anda mengalami dehidrasi. Tubuh yang kekurangan cairan akan meningkatkan konsentrasi gula dalam darah. Perbanyak minum air putih setiap hari guna mencegah tubuh alami dehidrasi.

3. Mengkonsumsi pemanis buatan

Orang yang lebih suka mengkonsumsi minuman atau makanan dengan pemanis buatan lebih rentan mengalami diabetes daripada orang yang konsumsi minuman non pemanis. Bahkan, orang yang tidak menderita diabetes bisa mengalami masalah intoleransi glukosa, hiperglikemia dan rentan alami diabetes tipe dua bila mengkonsumsi lebih banyak pemanis buatan.

4. Fenomena fajar

Merupakan penyebab kadar gula naik saat tubuh mengeluarkan hormon yang memicu resistensi insulin pada jam 2-8 pagi.

5. Menstruasi

Wanita yang mengalami menstruasi mengalami kenaikan kadar gula darah karena ketidakstabilan hormon. Biasanya kadar gula naik pada waktu seminggu sebelum hari H atau masa PMS.

6. Konsumsi obat-obatan tertentu

Pelajari lebih lanjut di artikel ini mengenai dampak konsumsi obat-obatan tertentu yang memicu kenaikan kadar gula darah. Jenis obat yang bisa mengakibatkan kondisi ini antara lain kortikosteroid, obat antipsikotik atau antidepresan, beta blocker, obat inhibitor, obat diuretik, siklosporin, dan niacin.

7. Insomnia

Insomnia atau kurang tidur bisa mengakibatkan kadar gula dalam darah naik, apalagi setelah pukul dua pagi saat tubuh mengeluarkan hormon kortisol yang berfungsi mengatur kadar gula darah.

8. Kafein

Dampak mengkonsumsi kopi atau minuman yang mengandung kafein lain bisa membuat kadar gula naik hingga 7,5 persen.

9. Penderita diabetes yang sakit

Jika penderita diabetes mengalami luka atau sakit akibat infeksi bakteri, kadar gula dalam darah akan meningkat lebih tinggi.

10. Sering tidak sarapan

Bila Anda melewatkan sarapan pagi hari, maka risiko kenaikan kadar gula darah tinggi bisa terjadi. Hal ini dikarenakan sel beta pankreas yang memproduksi insulin tidak bisa optimal. Tenang saja, sarapan bisa memenuhi energi yang dibutuhkan oleh tubuh, kok. Selama kadar gula darah setelah sarapan kurang dari 140 mg/dl, maka Anda memiliki kadar gula darah yang normal.

Pola hidup yang tidak sehat sangat berdampak pada potensi seseorang terkena diabetes mellitus. Tidak hanya orangtua saja yang berpeluang mengalami penyakit ini, tetapi generasi Millenial yang abai terhadap kesehatan bisa mengalami kemungkinan yang sama. Jangan sampai Anda tidak pelajari lebih lanjut di artikel ini mengenai penyebab kadar gula darah naik. Selain menerapkan pola hidup sehat, kelola stress dengan baik guna mencegah kadar gula darah Anda naik drastis.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *